Selasa, 22 Mei 2012

ALLAH LEBIH TAHU...

TULANG RUSUK TAK MUNGKIN TERTUKAR...KNAPA PD BINGUNG SENDIRI...
( BERSABAR AKAN TAKDIR-NYA...ALLAH LEBIH TAHU )
Kita gak berpegangan tangan seperti mereka ...
KIta gak berduaan dan bercanda mesra ...
Kita juga jarang berSMS dusta yang membuang buang pulsa ...
Juga gak melafazkan kata cinta berbalas-balasan ...
Bahkan sering ada jarak antara kita ... dan ada berbagai batasan ...
Kita ini berpacarankah ...??

Kita ini gak sering berhubungan ...
Tak ada bicara manis dibibir ... dan masing-masing sibuk dengan diri untuk dipersiapkan ...
Kita ini berpacaran ...??

Ya ...
Kita sedang berpacaran ...
Cuma bukan dengan cara dan definisi mereka ...
Tapi dengan cara dan definisi_NYA ...
Belum waktunya untuk melampaui batas yang ada ...
sekarang adalah waktu untuk mempersiapkan diri kita ...

Manisnya hubungan bukan pada pegangan tangan ...
Juga bukan pada bicara kata kata yang manis ...
Tapi dengan hubungan kita terhadap Tuhan ...
Dan sejauh mana kita bisa menjaga pasangan dari neraka ...

Nanti Jika bersama ...
Kita bukanlah keluarga biasa ...
Bahkan pasangan yang siap untuk menembus syurga_NYA ...


Ya ALLAH ...
Jika dia bukan untukku ...
Jika dia bukan jodohku ...
Maka berilah pengganti yang lebih baik untuknya ...
Dan bantulah aku untuk memperbaiki diriku ...

Ya ALLAH ...
Jika ini belum waktunya ...
Jika ini belum saatnya ...
Jarakkan kami ... Pisahkan kami ...
Agar kami jauh dari dosa dan perkara yang sia-sia ...
Agar kami tak mengundang murka_MU ...
Agar kami dapat lebih menjaga hati ...

Dan ...
Bila doaku didengar ...
Bila permintaanku KAU kabulkan ...
Bila waktu membina ... jarak yang memisahkan ...
Bila waktu membina ... tembok yang merenggangkan ...
Bila kami semakin jauh ... Ingatkan aku tentang doaku yang lalu ...

Ya ALLAH
Bila itu terjadi ...
Yakinkan aku Bahwa doaku didengar ...
Bahwa KAU sedang merencanakan ... yang terbaik buat ku hambamu ...

Bantulah aku menjalani hari hari ...
Bantulah aku menerima ketentuan dengan ketabahan ...
Agar terhapus semua kesedihan dan kekecewaan ...

...“karena ALLAH lebih tahu …”

Kamis, 16 Juni 2011

KU LEPAS CINTAMU DARI HATIKU

     Allah menghendaki kami sebuah pertemuan, aku mengagumi pribadinya yang sederhana dan shalih. Siapa sangka ternyata dia pun menyimpan rasa yang sama, bahakan dia mengutarakn perasaannya dengan langsung mengutarakan niatnya mengkhitbahku...
Namun sayang, cinta itu datang di saat yang belum tepat karena aku tidak bisa menerima pinangan darinya.. Aku masih punya amanah yang belum terselesaikan. Dan mungkin aku masih harus menanggung amanah itu 2 tahun lagi.

     Lalu, dia bersedia menungguku, menunggu di batas waktu, dan akupun menyetujuinya. Dia akan menjauh dengan dunianya dan akupun akan menjauh dengan duniaku sendiri. Tidak mungkin bagi kami mengikat cinta antara kami dengan hubungan kasih bernama PACARAN. Karena kami berdua faham betul tidak ada tuntunan pacaran dalam islam. Meskipun dalam hati kami takut jika kami tidak dapat bersatu karena tidak ada ikatan antara kami, tapi kami lebih takut pada-Nya jika harus menjalin asmara dalam keadaan kami yang faham syariat Islam.

     Ku pikir menunggu di batas waktu itu mudah. Tapi ternyata menjalaninya tak semudah yang ku bayangkan. Apakah karena adanya campur tangan Syaitan atau akusendiri yang tak bisa mengendalikan nafsu ku sendiri? Rasa cinta yang ku simpan rapi dalam hati itu menjadi boomerang untukku sendiri. Rasa cinta itu berbuah rindu yang mecabik-cabik hatiku. Mampukah aku melarang bibirku untuk mengungkapkan rindu padanya? Mampukah aku tetap diam meski batinku menjerit perih karena rindu?? Dalam setiap sujudku, bayangannya pun tak mau absen menggangguku, bayangannya selalu hadir mengganggu kekhusuk'an shalatku, waktu senggangkupun di penuhi bayangan-bayangan masa depan hidup bersamanya, membuatku menjadi panjang angan-angan. Astaghfirullah.. apa yang terjadi padaku???

     Jika orang yang berpacaran bisa mengobati kerinduan mereka dengan pertemuan, Menghubungi via telphone atau mengirim Message sebagai penawar rindunya, lalu aku , apa yang harus aku lakukan agar rasa rindu ini tidak lagi mencabik-cabik hatiku??? Istighfar.. ya Istighfar sebanyak-banyaknya, Tapi jika aku sudah kembali diam, rindu itu akan kembali datang merongrong kalbuku.

     Rasa rindu yang semakin hari semakin menyiksaku akhirnya mampu membuatku khilaf, dengan mengucapkan padanya dan mengungkapakan betapa tersiksanya aku menaggung derita cinta ini. Aku benci diriku sendiri, kenapa aku tidak mampu menahan diri. Ternyata aku tidak mampu menunggunya dengan tetap diam menjaga Izzah sampai ke batas waktu. Meski aku tidak berpacaran dengannya, aku sudah banyak mengecewakan Rabb ku dengan mencintainya. Aku telah melakukan aktivitas yang tidak di sukai-Nya, merindukan dia melebihi rinduku pada-Nya, mengingat dia melebihi aku mengingat-Nya, Bahkan waktu sholatku yang menjadi waktu istimewa antara aku dan Rabbku pun tidak luput dari kejaran bayangannya.

     AkhirnyaKu putuskan untuk berhenti. Berhenti menanti batas waktu itu. Berhenti berharap dan memberi harapan. Aku tidak sanggup menanggung cinta itu jika harus bermaksiat pada-Nya. Aku tidak sanggup menunggu, jika penantian itu bagaikan penyakit yang semakin hari semakin membuatku lemah dan menyiksa batinku. Aku tidak sanggup berharap jika harapan itu hanya membuatku panjang angan-angan. Aku ingin mengembalikan rasa cinta itu kepada Yang Menganugerahkan. Karena hati ini Milik-Nya dan menjaga hati ini adalah tanggung jawabku.
     Aku akan melepasmu dari hatiku...
     Aku lebih memilih hidup tenang bersama Cinta-Nya. Karena Cinta mu hanya menghadirkan kegundahan dan penderitaan. Biarlah Allah Ta'ala yang memilihkan Calon Pangeran untukku dalam Genggaman-Nya. Ku harap Ia mempertemukan aku dengan Cinta itu, dengan Pangeran itu nanti.. Di saat yang tepat, saat tidak ada alasan lagi bagiku untuk menolak pinangan dari seorang Pangeran yang mencintaiku Karena-Nya.
     Ku Lepas Cintamu Dari Hatiku.....

Minggu, 12 Juni 2011

ku luar biasakan hariku yang biasa


Bismillahirrahmanirrahim.... 
Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang kumulai menggerakkan jari untuk menceritakan sepenggal kisah hidup yang saya jalani pada hari jum’at, 10 juni 2011 
          Berawal dari salah satu agenda penting yang harus kulaksanakan pada hari dan tanggal ini yaitu syuro’ jam 16.00 WIB. Ku menjalani hari-hariku seperti biasa, ya biasa, tanpa ada hal-hal yang luar biasa yang seharusnya slalu ada disetiap detik waktu kita, tetapi beginilah ku menjalaninya sekarang dengan berharap nantinya dapat ku rubah mnjadi lebih baik. 
         Agenda penting yang akan ku ceritakan mungkin terlalu sore untuk dibahas skrang, akan tetapi sore hari inilah ku mendapatkan inti dari hari yang kujalani pada tanggal ini. Pada awalnya ku sedikit lupa akan agenda penting ini, sebenarnya bukan sedikit lupa tapi mungkin kurang di prioritaskan,afwan. Karena menurut agenda yang ku buat hari ini jam sore adalah ku buat untuk pindahan kosan dari kosku yang baru ke kosku yang lama, maksudnya kembali ke kosku yang lama setelah kos beberapa waktu di tempat ini.
        Sembari menunggu jam sore itu tiba kupun sibuk menyiapkan barang-barang yang harus kupindahkan. Cukup banyak dan cukup berat untuk dibawa sendiri sehingga membuatku untuk menghubungi seseorang ntuk membantuku, dan sepakat ia bisa membantuku ba’da asar.
        Jam 14.29 WIB hp-ku berdering menerima pesan singkat, namun saat itu tidak langsung ku buka dan ku baca dari siapa dan isinya apa karena masih sibuk menata barang-barangku. Jam 15.10 WIB baru ku buka pesan singkatku yang ternyata dari teman syuro’, pesan singkat itu berisi “anti bisa datang nanti ukh?“. Membaca pesan singkat itu dalam hatiku berkata “oh iya ya”. Dengan melihat barang-barang yg sudah ku persiapkan dan mengingat seseorang yg bersedia membantuku sore ini, ku balas pesan singkat itu dengan “afwan mbak, kayaknya ane nggak bisa datang, ane lagi pindahan kosan”. Tak lama berselang ku pun menerima balasan dari pesan singkatku yang berisi “tolong diprioritaskan ya ukh, sekiranya sudah bisa tolong segera datang, syukron.”
       Setelah membaca pesan singkat ini, ku merasa bersalah, sungguh merasa bersalah karena tidak memprioritaskan agenda penting ini, setelah membaca pesan singkat singkat ini, ku merasa dibutuhkan untuk datang, ku merasa harus datang untuk membuat hariku luar biasa. Ku putuskan untuk datang ke agenda penting itu, ku harus datang menghadiri syuro’ itu, ku pun menghubungi orang yang bersedia membantuku pindahan kos dan bilang bahwa sore ini ku tidak jadi pindahan kos karena harus ke kampus, iya, syuro’ itu diadakan di kampus.
         Jam 15.45 WIB ku berangkat ke kampus untuk menghadiri syuro’. Jam 16.02 WIB ku tiba di kampus, belum ada teman syuro’ yang kulihat, jadi kusempatkan saja ke papan pengumuman untuk melihat barangkali ada informasi penting. Ketika kubaca salah satu informasi disana ada informasi nilai toefl bahasa inggris yang berisi informasi bagi yang nilainya masih dibawah standart diwajibkan mengikuti remidi toefl pada tanggal 10 juni 2011 jam 16.00 WIB. Sekilas kulihat nilaiku dan ternyata masuk dalam nilai di bawah standart, dengan nada terkejut ku berkata bahwa ku termasuk yang remidi dan segera mencari ruangan tempat diadakan remidi. Tidak lama mencari ku masuk ke ruangan yang ternyata teman-teman yang lain sudah mulai mengerjakan soal. Setelah duduk di kursiku, ku pun mengirim pesan singkat ke salah satu teman syuro’ untuk ijin telat karena mengikuti remidi toefl.
        Kumulai mengerjakan soal dengan hati penuh syukur, saat itu ku merasa bahwa Allah begitu mengasihiku karena atas Kasih-Nya-lah ku bisa mengikuti remidi wajib ini yang sebelumnya ku sama sekali tidak tahu.
       Jam 17.37 WIB ku selesai mengerjakan soal, setelah mengumpulkan, ku segera ke tempat syuro’ diadakan yang kebetulan belum selesai.
Alhamdulillahirabbila’lamin...
malang, 10 juni 2011

Minggu, 05 Juni 2011

Menikmati Kehidupan Ini

Saat bertemu dengan orang yang benar-benar kamu kasihi,haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu,krn ketika dia telah pergi,segalanya telah terlambt..
Saat bertemu dengan teman yang dapat dipercaya,rukunlah bersamanya karena seumur hidup manusia,teman sejati tak mudah ditemukan..
Saat bertemu penolongmu, ingat tuk bersyukur padanya, karena ialah yang mengubah hidupmu..
Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, ingatlah dengan tersenyum, karena ialah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih..
Saat kamu bertemu orang yang pernah kamu benci, sapalah dengan tersenyum, karena ia membuatmu semakin teguh n kuat..
Saat bertemu dengan orang yang pernah mengkhianatimu, baik-baiklah berbincang dengannya, karena jika bukan karena dia hari ini kamu tak memahami dunia ini..
Saat bertemu orang yang pernah diam kamu cintai, berkatilah ia, karena saat kamu mencntainya, bukankah kamu berharap dia bahagia..
Saat bertemu dengan orang yang pernah salah faham denganmu, gunakan saat itu untuk menjelaskannya, karena mungkin hanya kamu punya 1 kesempatan itu saja untuk menjelaskannya..
Saat bertemu dengan orang yang saat ini menemani kamu seumur hidup, berterima kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu, karena pada saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan sejati.....